Mengenal Bill of Lading (BOL) pada Proses Transportasi

Seorang kurir berbaju biru memegang amplop kuning bertuliskan 'PROOF OF DELIVERY' sambil menyerahkan dokumen kepada pelanggan. Di latar belakang, terlihat kendaraan pengiriman. Teks 'LAYANAN POD LENGKAP' terpampang di sisi kiri gambar.

Bill of Lading (BOL) adalah dokumen penting dalam proses transportasi yang berfungsi sebagai bukti pengiriman barang, kontrak pengangkutan, serta bukti kepemilikan atas barang yang diangkut. BOL memberikan rincian lengkap mengenai barang yang dikirim, pengirim, penerima, dan informasi tentang moda transportasi yang digunakan. Tekan tombol di bawah ini untuk menghubungi Tim Bisnis kami untuk penjelasan lengkap tentang layanan Deliveree yang dirancang untuk mendukung logistik secara transparan dan efisien.

Cek Tarif EkspedisiCEK ONGKIRwhatsapp logoWA TIM BISNIS

Apa yang Dimaksud dengan Bill of Lading (BOL)?

Bill of Lading (BOL) adalah dokumen hukum yang digunakan dalam pengiriman barang untuk memverifikasi pengangkutan dan penerimaan barang oleh perusahaan pelayaran atau operator transportasi. BOL berfungsi sebagai bukti kepemilikan atas barang yang diangkut, serta sebagai kontrak antara pengirim dan perusahaan pelayaran atau operator transportasi. Dokumen ini mencantumkan rincian tentang pengiriman, termasuk jenis barang, tujuan, dan kondisi pengiriman, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam pengangkutan.

Apa Fungsi Utama dari Bill of Lading dalam Proses Pengiriman Barang?

Fungsi utama Bill of Lading dalam proses pengiriman barang adalah sebagai:

  1. Kontrak Pengangkutan: BOL berfungsi sebagai bukti bahwa perusahaan pelayaran telah menerima barang untuk dikirim dan menyepakati syarat-syarat pengiriman.
  2. Bukti Kepemilikan: BOL juga berfungsi sebagai bukti kepemilikan atas barang yang diangkut. Pihak yang memiliki dokumen ini berhak untuk mengklaim barang di tujuan pengiriman.
  3. Dokumen Klaim: Dalam hal terjadinya kerusakan atau kehilangan barang, BOL dapat digunakan sebagai dasar untuk klaim terhadap perusahaan pelayaran atau pengangkut.
  4. Surat Kuasa: BOL juga dapat berfungsi sebagai surat kuasa untuk mentransfer hak kepemilikan barang kepada pihak ketiga.

Informasi Apa Saja yang Biasanya Tercantum dalam Dokumen Bill of Lading?

Dokumen Bill of Lading biasanya mencantumkan informasi berikut:

  1. Nama pengirim dan penerima: Identitas pihak yang mengirim dan menerima barang.
  2. Deskripsi barang: Jenis, jumlah, dan rincian barang yang dikirim.
  3. Tujuan pengiriman: Alamat tujuan tempat barang akan dikirimkan.
  4. Nama dan alamat perusahaan pelayaran: Informasi tentang perusahaan pengangkut yang bertanggung jawab atas pengiriman.
  5. Tanggal penerimaan barang: Tanggal barang diterima oleh perusahaan pelayaran untuk pengiriman.
  6. Nomor referensi: Nomor unik yang mengidentifikasi pengiriman barang.
  7. Kondisi pengiriman: Ketentuan tentang kondisi barang, apakah dalam keadaan baik atau rusak, serta cara penanganan barang selama pengiriman.
  8. Jumlah dan jenis container (jika ada): Detail mengenai wadah pengangkut barang, misalnya ukuran atau jenis kontainer yang digunakan.

Apa Saja Jenis-jenis Bill of Lading yang Umum Digunakan?

Beberapa jenis Bill of Lading yang umum digunakan dalam pengiriman barang antara lain:

  1. Straight Bill of Lading: Dokumen ini tidak dapat dipindahtangankan, artinya hanya penerima yang tercantum dalam dokumen yang dapat mengklaim barang.
  2. Order Bill of Lading: Jenis BOL yang dapat dipindahtangankan, memungkinkan pemegang dokumen untuk mengalihkan hak kepemilikan barang kepada pihak lain.
  3. Clean Bill of Lading: Bill of Lading yang dikeluarkan tanpa catatan atau klaim tentang kerusakan atau kekurangan barang saat penerimaan.
  4. Claused Bill of Lading: Bill of Lading yang mencatatkan adanya kerusakan atau masalah dengan barang pada saat diterima oleh perusahaan pelayaran.
  5. Seaway Bill: Dokumen non-negotiable yang berfungsi seperti BOL tetapi tidak memerlukan pengiriman fisik untuk klaim barang.

Apa Perbedaan antara Bill of Lading Asli dan Salinan (Copy)?

Perbedaan utama antara Bill of Lading asli dan salinan (copy) adalah sebagai berikut:

  1. Bill of Lading Asli: Merupakan dokumen yang sah dan dapat digunakan untuk mengklaim barang yang dikirim. Hanya pemegang BOL asli yang memiliki hak untuk mengambil barang yang dikirim.
  2. Bill of Lading Salinan (Copy): Merupakan salinan atau duplikat dari BOL asli yang tidak dapat digunakan untuk mengklaim barang. BOL salinan hanya berfungsi sebagai informasi tambahan dan bukan bukti hukum yang sah untuk mengambil barang.

Bagaimana Proses Penerbitan Bill of Lading Dilakukan oleh Perusahaan Pelayaran?

Proses penerbitan Bill of Lading dilakukan oleh perusahaan pelayaran setelah barang diterima untuk pengiriman. Proses ini melibatkan beberapa langkah:

  1. Penerimaan Barang: Pengirim menyerahkan barang kepada perusahaan pelayaran atau agen pengangkut. Pada titik ini, perusahaan pelayaran memastikan bahwa barang telah diterima dalam kondisi yang disepakati.
  2. Verifikasi Informasi: Perusahaan pelayaran memverifikasi rincian barang, alamat pengirim dan penerima, serta syarat-syarat pengiriman yang disepakati antara pengirim dan penerima.
  3. Penyusunan Bill of Lading: Setelah verifikasi, perusahaan pelayaran akan menyusun dan mencetak Bill of Lading dengan rincian yang akurat dan lengkap.
  4. Penyerahan Bill of Lading: Setelah BOL diterbitkan, dokumen ini diserahkan kepada pengirim atau pihak yang berhak, baik dalam bentuk fisik maupun digital.
  5. Pemindahan Kepemilikan: Dalam beberapa kasus, pengirim dapat mentransfer hak atas barang kepada pihak lain dengan memindahkan BOL asli, sesuai dengan jenis BOL yang digunakan.

Proses penerbitan BOL ini adalah bagian penting dalam memastikan kelancaran dan legalitas pengiriman barang internasional.

Pengiriman Terjangkau dan Terpercaya dengan Deliveree

Deliveree menyediakan layanan pengiriman yang efisien dan dapat diandalkan, dengan berbagai pilihan kendaraan dan tarif yang kompetitif. Berikut adalah beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Deliveree:

  • Pengiriman Tepat Waktu: Deliveree memastikan barang sampai tepat waktu dengan armada yang bervariasi dan opsi layanan ekspres.
  • Pilihan Kendaraan yang Beragam: Deliveree menawarkan berbagai jenis kendaraan, dari mobil kecil hingga truk besar, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman Anda.
  • Layanan Eksklusif untuk Bisnis: Akun bisnis Deliveree mempermudah pengiriman rutin dengan fitur tambahan untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan.
  • Biaya yang Jelas: Biaya pengiriman ditampilkan dengan transparan di awal, tanpa biaya tersembunyi.
  • Pelacakan Real-Time: Pengguna dapat melacak posisi dan status barang secara langsung melalui aplikasi hingga barang sampai tujuan.

Apa Saja Fitur Utama dalam Pengiriman Deliveree?

Deliveree menawarkan berbagai fitur modern yang membuat pengiriman lebih mudah dan nyaman bagi penggunanya. Berikut adalah fitur-fitur utama yang disediakan:

FiturPesan Kendaraan
HargaPer jenis kendaraan
Pilihan TrukPilih sendiri
KapasitasSeluruh ruang kargo
KontrolSesuai keinginan
LayananDisesuaikan kebutuhan
Pick-upTercepat di hari yang sama
RuteLangsung ke lokasi tujuan
KecepatanLangsung
ETASesuai jadwal pilihan
AsuransiTersedia
BantuanLive CS 24/7
Akun BisnisTersedia
 

Apa Keuntungan Menggunakan Akun Bisnis Deliveree?

Akun bisnis Deliveree memberikan sejumlah manfaat, termasuk laporan faktur pascabayar, asuransi pengiriman yang lebih luas, dasbor pemesanan terintegrasi untuk memudahkan manajemen logistik, dukungan Account Manager pribadi, panduan pengemudi yang lebih rinci, serta layanan tambahan yang fleksibel sesuai kebutuhan. Anda dapat menghubungi tim bisnis Deliveree melalui formulir upgrade yang ada di situs web resmi Deliveree untuk melakukan upgrade menjadi Akun Bisnis.

Axel Pangilinan

Head of Business Deliveree, berpengalaman 9+ tahun di logistik. Berfokus pada inovasi strategi bisnis Deliveree.

scroll

Blog ini hanya tersedia di bahasa Inggris . Klik dibawah ini untuk melihat di Inggris.

flag indonesia
Kembali